
Aksi bakar Bambu PJ Bupati Banyumas di Kutaliman
Aksi bakar Bambu PJ Bupati Banyumas di Kutaliman
Serangkaian acara Kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro Kamis pagi, 19/10/2023 di desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng diantaranya menengok langsung dapur pembuatan Jenang Bumbung. Makanan yang khas dengan menggunakan bambu sebagai bahan dasarnya berada di Grumbul Babakan, Desa Kutaliman, Kecamatan Kedung Banteng, Banyumas. Sunarso menekuni usahanya membuat jenang bumbung, makanan yang kini sudah jarang dijumpai. Disebut jenang bumbung karena jenang dikemas dalam bumbung (bambu), ia melanjutkan usaha orang tuanya, sejak tahun 1950 hingga saat ini masih bertahan meskipun permintaan jenang bumbung tidak seramai dulu. Proses pembuatannya pun terbilang sederhana, berupa adonan tepung beras, kelapa, dan gula merah yang dituangkan ke dalam bambu lalu dibakar dengan perapian. Sesekali bambu diputar agar pembakarannya merata dan jenang pun matang sempurna. Setelah matang bambu lalu dikupas untuk dihilangkan bagian yang terbakar, dan menyisakan bagian bambu yang masih bersih. Sebelum disajikan jenang bumbung dipotong kecil-kecil sekitar sepuluh sentimeter.
Didampingi para Asisten, Camat Kedungbanteng Purwantoro, SH. Pemdes Kutaliman, Penjabat Bupati Banyumas yang berasal dari Kepala Biro Umum Setda Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini menengok lagsung proses pengolahan hingga pembakaran bambu yang masih menggunakan kayu bakar. Hanung menyampaikan ketertarikan pada jenang bumbung karena kemasannya yang terbilang unik dan tradisional. Rasanya yang agak menyerupai kue apem sangat cocok untuk teman minum teh atau kopi di pagi hari. “ cukup unik ya, untuk menyantap jenang bumbung cukup melepaskan bumbung (bambu yang sudah dikupas kulit luarnya) hingga pecah dikupas lalu Jenang siap disantap, sensasinya mantap.” Ia mendorong para pelaku UMKM untuk terus mempertahankan nilai-nilai tradisi serta mengkombinasikan inovasi kemajuan zaman.



